|
Profesi merupakan pekerjaan atau karir yang bersifat pelayanan bantuan keahlian dengan tingkat ketepatan yang tinggi untuk kebahagiaan pengguna berdasarkan norma-norma yang berlaku. Kekuatan dan eksistensi profesi muncul sebagai akibat interaksi timbal balik antara kinerja tenaga profesional dengan kepercayaan publik (public trust). Masyarakat percaya bahwa pelayanan yang diperlukannya itu hanya dapat diperoleh dari orang yang dipersepsikan sebagai seorang yang berkompeten untuk memberikan pelayanan yang dimaksudkan. Public trust akan mempengaruhi konsep profesi dan memungkinkan anggota profesi berfungsi dalam cara-cara profesional. Public trust akan melanggengkan profesi, karena dalam public trust terkandung keyakinan publik bahwa profesi dan para anggotanya berada dalam kondisi sebagai berikut.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Tuntutan dan Arah Standardisasi Profesi |
|
Tuntutan dan arah standardisasi profesi konseling di Indonesia mengacu kepada perkembangan ilmu dan teknologi serta perkembangan kebutuhan masyarakat berkenaan dengan pelayanan konseling. Kondisi yang berkembang tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :
- Perkembangan pendidikan dan kehidupan masyarakat yang semakin mendunia yang diiringi dengan berbagai perubahan dan kemajuan serta masalah-masalah yang melekat di dalamnya menimbulkan berbagai tantangan dan sekaligus menumbuhkan harapan bagi seluruh warga masyarakat. Tantangan, harapan, kesenjangan, dan persaingan yang terus-menerus sebagai suatu kenyataan yang dihadapi manusia dalam berbagai setting kehidupan, yaitu keluarga, sekolah, lembaga formal dan nonformal, dunia usaha dan industri, organisasi pemuda dan kemasyarakatan, menjadi potensi timbulnya berbagai permasalahan. Kondisi semacam ini menjadikan fokus, perhatian serta medan pelayanan konseling semakin lebar, tidak hanya terbatas pada lingkungan persekolahan, melainkan juga memasuki lingkungan masyarakat luas. Konseling untuk semua (counseling for all) dan konseling sepanjang hayat (lifelong counseling) menjadi sangat relevan dengan dan sangat diperlukan dalam penyelenggaraan pendidikan dan peningkatan kondisi kehidupan masyarakat yang mendunia. Dalam lingkup yang lebih luas itu, profesi konseling di Indonesia tidak hanya terkait dengan berbagai aspek yang bersifat nasional, melainkan juga yang bersifat internasional.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Hasil Semlok Jurusan BK Se Indonesia di Semarang |
|
Dalam rangka menyikapi dan mengimplementasikan Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor, yaitu dalam bentuk penyelenggaraan program pendidikan akademik Sarjana (S1) Bimbingan dan Konseling serta program Pendidikan Profesi Konselor (PPK), telah diselenggarakan Seminar dan Lokakarya Nasional “Pengembangan Pendidikan Profesional Guru dan Konselor dalam Rangka Peningkatan Profesionalisme Pendidik” di Universitas Negeri Semarang.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pendaftaran Mahasiswa PPK Gel. II 2009 |
|
P E N G U M U M A N
No. /H35.1.3.5/KM.2/2009
Tentang : Pendaftaran Mahasiswa Baru Program Pendidikan Profesi Konselor (PPK) Angkatan IX Gelombang II Tahun 2009
Dengan ini diumumkan :
1. Pendaftaran calon mahasiswa baru Program PPK Tahun Akademik 2009/2010 Gelombang II dimulai dari April 2009 s/d Agustus 2009, melalui:
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 9 - 12 dari 21 |